Sinergi Bhabinkamtibmas dan Pecalang Kawal Tradisi Mepeed di Desa Adat Demayu
Gianyar - Bhabinkamtibmas Desa Singakerta bersama Pecalang Desa Adat Demayu melaksanakan pengamanan kegiatan tradisi Mepeed yang berlangsung dari depan Pura Desa Demayu menuju Pura Puseh Demayu, Rabu (01/10/2026).
Kegiatan sakral yang diikuti oleh krama istri Banjar Lodtunduh, Desa Adat Demayu dengan membawa gebogan dan canang sari di atas kepala tersebut merupakan rangkaian dari upacara yadnya di Desa Adat Demayu.
Bhabinkamtibmas Desa Singakerta, Aiptu I Made Widastra mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan tradisi berjalan aman, tertib dan lancar.
"Kami bersama Pecalang Desa Adat Demayu melakukan pengawalan di depan dan di belakang iring-iringan warga, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui," ujar Bhabinkamtibmas.
Adapun rute yang dilalui peserta Mepeed yakni start dari depan Pura Desa Demayu dan finish di Pura Puseh Demayu dengan jarak tempuh sekitar 1 Kilo Meter.
Selama kegiatan, personel melakukan pengaturan di beberapa titik persimpangan untuk mengantisipasi kemacetan serta memberikan rasa aman kepada para peserta Mepeed yang didominasi oleh ibu-ibu dan remaja putri.
Sementara itu, Bendesa Adat Demayu Prof Dr. Ir., I Ketut Suamba, MB., mengapresiasi kehadiran Polri dan Pecalang yang telah bersinergi mengamankan kegiatan adat.
"Kami berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas dan Pecalang yang sudah mengamankan tradisi Mepeed kami sehingga dapat berjalan dengan khidmat tanpa ada gangguan," ungkapnya.
Kegiatan Mepeed selesai pada pukul 16.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh peserta telah kembali ke rumah masing-masing dengan tertib. Situasi arus lalin di seputaran Desa Demayu kembali normal. (dastro)

Posting Komentar