Jangan Tunggu Api Membesar!” Danrem 083/Bdj Tegaskan Mitigasi Kunci Utama Cegah Karhutla
Malang – Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menegaskan bahwa mitigasi dan pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber Dialog Interaktif “Malang Menyapa” bertema “Kolaborasi Mitigasi dan Penanganan Karhutla di Jawa Timur” yang diselenggarakan RRI Malang, Senin (7/9/2026).
Dalam dialog tersebut, Danrem menjelaskan bahwa penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan saat terjadi kebakaran, tetapi harus dimulai sejak tahap pra-bencana melalui mitigasi, edukasi, sosialisasi dan deteksi dini. Menurutnya, ketika api sudah membesar, proses pemadaman akan semakin sulit, terutama pada kawasan dengan medan ekstrem dan sulit dijangkau.
“Jangan menunggu api membesar. Mitigasi lebih utama. Kita harus mampu mendeteksi lebih awal, bergerak cepat dan melakukan pencegahan sebelum api meluas,” tegas Danrem.
Danrem juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan mengintegrasikan personel, data dan teknologi seperti posko berbasis data, drone hingga dukungan operasi udara. Setelah api berhasil dipadamkan, pemantauan dan pengecekan kembali harus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.
“Yang paling penting adalah kolaborasi. Pastikan setelah api padam kita tinjau ulang agar tidak muncul lagi. Mari kita jaga hutan bersama, karena dampak Karhutla bisa merambat ke wilayah lain,” pungkasnya. (Penrem 083/Bdj)

Posting Komentar