Malang — Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, mengikuti kegiatan Panen Raya Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring dari Lahan Panen Demplot HKTI Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu (7/1/2026).
Panen Raya Nasional tersebut dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sekaligus menjadi momentum bersejarah dengan diumumkannya secara resmi keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras per 31 Desember 2025.
Deklarasi ini menandai berakhirnya impor beras dan menguatkan posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam pemenuhan pangan pokok.
Usai mengikuti kegiatan daring, Danrem 083/Bdj menyambut baik dan mengapresiasi capaian strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI. Menurutnya, swasembada beras merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen bangsa, terutama peran petani yang didukung oleh kebijakan pemerintah dan pendampingan di lapangan.
“Keberhasilan swasembada beras ini tidak lepas dari kerja keras para petani serta dukungan semua pihak, termasuk peran TNI dalam mendampingi program pertanian di wilayah,” ujar Danrem 083/Bdj.
Dalam arahan Presiden RI yang disampaikan pada Panen Raya Nasional, ditegaskan bahwa swasembada beras menjadi fondasi penting menuju swasembada pangan secara menyeluruh. Presiden juga menginstruksikan percepatan kemandirian pangan pada komoditas strategis lainnya, seperti jagung, bawang, serta sumber protein hewani berupa ikan dan telur.
Panen Raya Nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan program pro-petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Danrem 083/Bdj menegaskan komitmen jajaran Korem 083/Baladhika Jaya untuk terus mendukung dan mengawal kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pendampingan teritorial yang berkelanjutan.
“Kami siap mengawal dan menyukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI demi terwujudnya kedaulatan pangan nasional,” pungkasnya. (*)

Komentar